Senin, 16 September 2013

XIPA2

ini foto bareng XIPA2 :3
1. sama atta,chintia,diah,devita,arin,dila,novita,bella
 2.sama chintia,dila,bella,fia
3. sama devita
4. sama devita,arin,chintia,dilla
 5. sama devita,chintia,novita
 6. sama dilla,chintia,novita
 7. sama atta,chintia,dilla
 8. sama atta,novita,arin,chintia
 9. sama atta,chintia,shasa,arin,dilla,novita
 10. sama devita,diah,chintia,dilla

Sabtu, 10 Agustus 2013

Bukber X6 SMAN 4 MLG

mau nge-share foto waktu buka bersama di kfc nih guys bareng temen2 x6 :))
we aren't friends but FAMILY!!!
1. sama mamat,rizal,dila,atta,dea
 2. sama atta rizal,dila,atun
 3. sama jihan,nisa,atta,rizal,dea,atun,karin
 4. sama bela,atta
 5. sama raihan,dila,rizal,atta,dea,atun,bela
 6. sama dea,nisa,bela,atun,dila
 7. sama natalia,dea,galang,rizal,mamat
 8. sama dila,atta,atun,natalia,jihan,rio
 9. sama dea,kak irsyad,atta,bela
 10. sama dea,atta,natalia,raihan,dila,mamat,atun,jihan,rio,galang

Jumat, 05 April 2013

Kisah Sepatu dan Sandal Jepit



Di sebuah toko sepatu dikawasan perbelanjaan termewah di sebuah kota, Nampak di etalase sebuah sepatu dengan anggun diterangi oleh lampu yang indah. Dari tadi dia Nampak jumawa dengan posisinya, sesekali dia menoleh ke kiri dan ke kanan untuk memamerkan kemolekan designnya, haknya yang tinggi.

Pada saat jam istirahat, seorang pramuniaga yang akan makan siang meletakkan sepasang sandal jepit tidak jauh dari letak sang sepatu.

“Hai sandal jepit, sial sekali nasib kamu, diciptakan sekali saja dalam bentuk buruk dan tidak menarik”, sergah sang sepatu dengan nada congkak.

Sandal jepit hanya terdiam dan melemparkan sebuah senyum persahabatan.

“Apa menariknya menjadi sandal jepit? Tidak ada kebanggaan bagi para pemakainnya, tidak pernah mendapatkan tempat penyimpanan yang istimewa, dan tidak pernah disesali pada saat hilang, kasihan sekali kamu”, ujar sang sepatu dengan nada yang semakin tinggi dan bertambah sinis.

Sandal jepit menarik nafas panjang, sambil menatap sang sepatu dengan tatapan lembut, dia berkata,
“Wahai sepatu yang terhormat, mungkin semua orang akan memiliki kebanggaan jika memakai sepatu yang indah dan mewah sepertimu. Mereka akan menyimpannya ditempat yang terjaga, membersihkannya meskipun masih bersih, bahkan sekali-sekali memamerkan kepada sanak keluarga maupun tetangga yang berkunjung ke rumahnya.”
Sandal jepit berhenti sejenak dan membiarkan sang sepatu menikmati pujiannya.

“Tetapi sepatu yang terhormat, kamu hanya menemaninya di dalam kesemuan, pergi ke kantor maupun ke undangan-undangan pesta untuk sekedar sebuah kebanggaan. Kamu hanya dipakai sekali saja. Bedakan dengan aku. Aku siap menemani kemana saja pemakaiku pergi, bahkan aku sangat loyal meski dipakai ke toilet ataupun kamar mandi. Aku memunculkan kerinduan bagi pemakaiku. Setelah dia seharian dalam cengkeraman keindahanmu, maka manusia akan segera merindukanku. Karena apa wahai sepatu?
Karena aku memunculkan kenyamanan dan kelonggaran. Aku tidak membutuhkan perhatian dan perawatan yang special. Dalam kamus kehidupanku, jika kita ingin membuat orang bahagia maka kita harus menciptakan kenyamanan untuknya”, Sandal jepit berkata dengan antusias dan membiarkan sang sepatu terpana.

“Sepatu ! Sahabatku yang terhormat, untuk apa kehebatan kalau sekedar untuk dipamerkan dan menimbulkan efek ketakutan untuk kehilangan. Untuk apa kepandaian dikeluarkan hanya untuk sekedar mendapatkan kekaguman.” Sepatu mulai tersihir oleh ucapan sandal jepit.

“Tapi bukankah menyenangkan jika kita dikagumi banyak orang”, jawab sepatu mencoba mencari pembenar atas posisinya. Sandal jepit tersenyum dengan bijak,

“Sahabatku! Ditengah kekaguman sesungguhnya kita sedang menciptakan tembok pembeda yang tebal, semakin kita ingin dikagumi maka sesungguhnya kita sedang membangun temboknya”

Dari pintu toko nampak sang pramuniaga tergesa-gesa mengambil sandal jepit karena ingin bersegera mengambil air wudhu. Sambil tersenyum bahagia sandal jepit berbisik kepada sang sepatu.

“Lihat sahabatku, bahkan untuk berbuat kebaikan pun manusia mengajakku dan meninggalkanmu”.

Sepatu menatap kepergian sandal jepit ke mushola dengan penuh kekaguman seraya berbisik perlahan “Terima kasih, engkau telah memberikan pelajaran yang berharga sahabatku, sandal jepit yang terhormat”. :)

(Sumber cerita : J-Fleece)
Silakan LIKE dan SHARE jika Bermanfaat.. :)

Let's Make Laugh



Pada ngaku gak nih kalo kalian pernah ngelakuin salah satu dari hal ini:
1. Berjalan masuk ke suatu ruangan, tiba-tiba lupa mau ngapain, langsung keluar lagi, tiba-tiba keinget lagi.
2. Ketika kalian masih kecil, pernah menggambar matahari di antara dua gunung.
3. Ketika kalian masih kecil, berpikir bahwa bentuk asli dari hati adalah seperti gambar love.
4. Menutup pintu kulkas dengan sangat perlahan, hanya untuk melihat lampunya mati.
5. Mencoba untuk menyeimbangkan tombol lampu, antara on dan off.
6. Mengambil satu batang lidi dari sapu, lidi lalu menebas- nebasnya hingga berbunyi "whuks whuks".
7. Ngumpet di dalam lemari saat bermain petak umpet.
8. Buka sms dari orang, mikir mau bales apa, pas mau ngetik lupa orang yang sms ngomong apa aja.
9. Sehabis makan snack-snack, males gerak buat ke tong sampah untuk membuang bungkusnya, selipin di sofa atau pinggiran tempat tidur.
10. Berdiri di depan kipas angin yang nyala, trs ngomong sesuatu yang ga jelas biar dikirain kayak suara robot.
11. Kalo pas lagi mandi, maen nelungkupin gayung di air bak mandi diturunin pelan2 mpe ke dasar biar udaranya ga keluar.
12. Diem2 kentut trs ditadahin pake tangan langsung dilempar ke orang terdekat, giliran BAU langsung lari sambil ketawa kesurupan.
13. Ngupil, habis tuh males buang terus di tempelin di bawah kursi, meja atau tembok

Ngaku ga, ngaku ga?
Stand Up Comedy Indonesia Let's Make Laugh~

Kebahagiaan



KETIKA aku ingin hidup KAYA,
Aku lupa bahwa HIDUP adalah KEKAYAAN.

KETIKA aku takut MEMBERI,
Aku lupa bahwa semua yang aku miliki adalah PEMBERIAN.

KETIKA aku ingin jadi yang TERKUAT,
Aku lupa bahwa dalam KELEMAHAN, Allah memberi aku KEKUATAN.

KETIKA aku takut RUGI,
Aku lupa bahwa HIDUPKU adalah sebuah KEBERUNTUNGAN.

HIDUP ini sangatlah INDAH jika
MENSYUKURI apa yang sudah ada.

Adakalanya yang TERINDAH bukanlah yang TERBAIK,

Yang SEMPURNA tidak menjanjikan KEBAHAGIAAN.

Tetapi ketika kita mampu dan mau MENERIMA semua KEKURANGAN & KELEBIHAN...

Itulah KEBAHAGIAAN

Jumat, 08 Februari 2013

about 9g

Waa, saya postingnya lumayan telat nih, hehe. maklum, saya sibuk karena sudah kelas 9. :)
ok, saya mau nge-share foto sewaktu dekor ruang kesenian smp8 malang.
Eits, sebelum baca, ini ngomongnya sambil teriak yaaa .
9G "SENSASIONAL" !!!
>. aku, bela, ciblek
 >. lumayan bisa foto sama budi

 >. ketepakan megang foto budi :3

 >. bela cantik :)

 >. ayuk



 >. renitaaaaa


Sabtu, 15 Desember 2012

Perbedaan TEMAN biasa dengan SAHABAT ! :D

Perbedaan TEMAN biasa dengan SAHABAT ! :D
TEMAN biasa : kalo dateng diambilin minuman .
SAHABAT     : kalo dateng langsung buka kulkas . *agak ga sopan haha :D
TEMAN biasa : selalu mendukung kita kalo kita  memang benar .
SAHABAT     : selalu mendukung kita sekalipun kita salah .

TEMAN biasa : kalo nelpon bilang, ” hallo , ini aku , kamu mau ikut jalan - jalan ga ? “
SAHABAT     : kalo nelpon langsung bilang , ” hey , aku tunggu di rumah ya ! “

TEMAN biasa : ga pernah melihat kita menangis .
SAHABAT      : menyediakan bahunya untuk kita menangis .

TEMAN biasa : selalu bawa hadiah kalo datang kepestamu .
SAHABAT     : datang lebih pagi untuk menolongmu mempersiapkan kue dan pulang telat karena menolongmu membersihkan ruangan .

TEMAN biasa : biasanya kesal (meskipun cuma dalam hati) kalau dia terbangun karena kamu nelpon.
SAHABAT     : selalu bertanya , ” kok lama ga nelpon ? “

TEMAN biasa : penasaran ingin mendengar pengalaman memalukanmu .
SAHABAT     : bisa- bisa ‘memeras’mu karena ia tahu semua pengalaman memalukanmu!
TEMAN biasa : mau mendengarkan curhatmu .
SAHABAT     : mau menolongmu menyelesaikan masalahmu .

TEMAN biasa : ga tau nama belakang (bahkan nama depan) ortumu .
SAHABAT     : mereka punya no telepon ortumu di buku teleponnya .

TEMAN biasa : selalu berpikir bahwa persahabatan selesai kalo sampai berantem.
SAHABAT     : kalo belum berantem berarti belum sahabatan !

TEMAN biasa : selalu mengharapkanmu .
SAHABAT     : selalu menjadi harapanmu .
——————————————————♥————————————————       

Perbedaan antara menjadi seorang kenalan / teman dan menjadi seorang sahabat yang  pertama , kenalan / teman  adalah seorang yang namanya kita ketahui , yang kita lihat berkali-kali,  yang dengannya mungkin kita miliki persamaan, dan yang disekitarnya kita merasa nyaman . Seorang kenalan / teman  adalah orang yang dapat kita undang ke rumah dan dengannya kita berbagi. Namun mereka adalah orang yang dengannya tidak akan kita bagi hidup kita, yang tindakan-tindakannya kadang-kadang tidak kita mengerti karena kita tidak cukup tahu tentang mereka.

Sebaliknya, seorang sahabat adalah seseorang yang kita cintai . Bukan karena kita jatuh cinta padanya, namun kita peduli akan orang itu, dan kita memikirkannya ketika mereka tidak ada. Sahabat-sahabat adalah orang dimana kita diingatkan ketika kita melihat sesuatu yang mungkin mereka sukai, dan kita tahu itu karena kita mengenal mereka dengan baik. Mereka adalah orang-orang yang fotonya kita miliki dan wajahnya selalu ada di kepala kita. Mereka adalah orang-orang yang diantaranya kita merasa aman karena kita tahu mereka peduli terhadapmu. Mereka menelpon hanya untuk mengetahui apa kabarmu, karena sahabat sesungguhnya tidak butuh suatu alasanpun. Mereka berkata jujur-pertama kali - dan kita melakukan hal yang sama. Kita tahu bahwa jika kita memiliki masalah, mereka akan bersedia mendengar. Mereka adalah orang-orang yang tidak akan menertawakanmu atau menyakitimu, dan jika mereka benar-benar menyakitimu , mereka akan berusaha keras untuk memperbaikinya. Mereka adalah orang-orang yang kita cintai dengan sadar ataupun tidak. Mereka adalah orang-orang dengan siapa kita menagis ketika kita tidak diterima di perguruan tinggi dan selama lagu terakhir di pesta perpisahan kelas dan saat wisuda. Mereka adalah orang-orang yang pada saat kita peluk, kita tak akan berpikir berapa lama memeluk dan siapa yang harus lebih dahulu mengakhiri.